Memiliki Tubuh Kurus Belum tentu Sehat Lho !
Kelebihan berat badan dapat menyebabkan kita menjadi tidak sehat. Namun, bukan berarti bahwa orang yang sehat adalah orang yang punya tubuh kurus. Tubuh yang kurus tidak bisa menjadi patokan bahwa orang tersebut memiliki tingkat kesehatan yang lebih baik.
Tubuh gemuk selalu dikaitkan dengan hipertensi, Kolesterol tidak normal, hingga timbunan lemak jahat di dalam tubuh yang dikategorikan tidak sehat. Untuk menghindari kondisi tersebut, berbagai cara dan berbagai program diet dilakukan, demi menurunkan berat badan. Bahkan, tak sedikit yang terobsesi memiliki badan ramping, hingga akhirnya menggunakan cara instan yang tak sehat untuk menurunkan berat badan.
Apakah Anda pernah mendengar istilah TOFI atau Thin Outside Fat Inside? Ya, istilah ini muncul untuk menyebutkan bahwa orang bertubuh ramping ternyata memiliki persentase lemak tubuh serupa dengan orang yang gemuk. Seperti dibuktikan dari penelitian dari Kanada, orang-orang dengan istilah TOFI memiliki kadar trigliserida, kadar gula, dan tekanan darah yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang gemuk. Ketiga faktor ini mampu meningkatkan potensi risiko terkena penyakit diabetes dan serangan jantung di kemudian hari.
Lalu apa yang menyebabkan orang dengan berat badan ideal bisa memiliki risiko kesehatan serupa dengan orang-orang yang kegemukan? Gaya hidup tidak sehatlah yang menjadi penyebabnya seperti kurangnya olahraga, merokok, doyan makan makanan berlemak tinggi, dan perilaku tidak sehat lainnya.
Kondisi tubuh yang tetap ramping inilah yang justru membuat mereka sering lupa mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh. Karena, mereka merasa aman berat badannya tak mudah bertambah. Oleh sebab itu tak hanya berat badan saja yang perlu Anda perhatikan, kebiasaan tidak sehat pun juga harus Anda hilangkan.


0 blogger-facebook:
Post a Comment