HINDARI MEMAKAI BAJU TIDUR YANG SAMA BERULANG KALI
Walaupun hanya di pakai untk tidur, bukan berarti baju yang Anda gunakan terbebas dari masalah kuman dan bakteri. Dalam sebuah penelitian mengungkapkan, menggunakan pakaian yang sama berulang-ulang untuk tidur dapat menignkatkan masalah kesehatan, terutama dalam hal munculnya masalah ifeksi pada kulit.
Ada baiknya Anda memiliki beberapa baju tidur untuk di gunakan setiap hari, karena dalam penelitian mengungkap, meski hanya digunakan tidur, baju kerap berpotensi menyebabkan masalah infeksi kulit, karena perkembangan kuman dan bakteri jahat di dalamnya. Kebiasaan orang sering menyepelehkan faktor kebersihan piyama atau baju tidur yang kerap digunakan setiap malam. Bahkan beberapa orang kerap menggunakan baju yang sama sebanyak 13 kali, setelah itu memutuskan untuk mencucinya.
Kebiasaan ini menurut Sally Bloomfield dari London School of Hygien & Tropical Medical adalah kondisi yang tidak sehat. Karena baju yang digunakan tidur pada dasarnya menjadi tempat bersemayam sel kulit mati yang penuh dengan mikroorganisme. "Kita semua memiliki organisme di kulit dan usus yan gkebanyakan tidak berbahaya. Tetapi jika mikroorganisme itu berada di tempat yang salah bisa menyebabkan masalah,"
Bakteri yang ada di pakaian dalam kondisi tersebut adalah jenis Staphylococcus. Bakteri jenis ini sering menyebabkan berbagai masalah kulit, terutama infeksi jika bakteri ini masuk ke dalam luka kecil. Tak hanya itu, beberapa jenis Mikroba juga kerap berpindah dari pakaian tidur yang jarang di cuci ke bagian kulit. Mengingat bahaya yang tak bisa disepelehkan ini, para tim peneliti mengingatkan untuk senantiasa mencuci pakaian, setidaknya sekali dalam seminggu. Cara ini efektif dalam hal menyingkirkan mikroba, kuman atau bakteri berbahaya lainnya.
Ada baiknya Anda memiliki beberapa baju tidur untuk di gunakan setiap hari, karena dalam penelitian mengungkap, meski hanya digunakan tidur, baju kerap berpotensi menyebabkan masalah infeksi kulit, karena perkembangan kuman dan bakteri jahat di dalamnya. Kebiasaan orang sering menyepelehkan faktor kebersihan piyama atau baju tidur yang kerap digunakan setiap malam. Bahkan beberapa orang kerap menggunakan baju yang sama sebanyak 13 kali, setelah itu memutuskan untuk mencucinya.
Kebiasaan ini menurut Sally Bloomfield dari London School of Hygien & Tropical Medical adalah kondisi yang tidak sehat. Karena baju yang digunakan tidur pada dasarnya menjadi tempat bersemayam sel kulit mati yang penuh dengan mikroorganisme. "Kita semua memiliki organisme di kulit dan usus yan gkebanyakan tidak berbahaya. Tetapi jika mikroorganisme itu berada di tempat yang salah bisa menyebabkan masalah,"
Bakteri yang ada di pakaian dalam kondisi tersebut adalah jenis Staphylococcus. Bakteri jenis ini sering menyebabkan berbagai masalah kulit, terutama infeksi jika bakteri ini masuk ke dalam luka kecil. Tak hanya itu, beberapa jenis Mikroba juga kerap berpindah dari pakaian tidur yang jarang di cuci ke bagian kulit. Mengingat bahaya yang tak bisa disepelehkan ini, para tim peneliti mengingatkan untuk senantiasa mencuci pakaian, setidaknya sekali dalam seminggu. Cara ini efektif dalam hal menyingkirkan mikroba, kuman atau bakteri berbahaya lainnya.


0 blogger-facebook:
Post a Comment