AYAH IBU ASIK MEMBUAT FILM PORNO, BAYINYA MATI KELAPARAN
Pasangan ini panik ketika melihat bayi mereka tak sadarkan diri. Ambulans pun dipanggil. Namun malang bagi si kecil, nyawanya sudah tak terselamatkan. Belakangan ketahuan bila si bayi diabaikan oleh orang tuanya sendiri.
Jenazah si bayi pun diperiksa, dan dari situ ketahuan bahwa penyebab kematiannya adalah kelaparan. Bahkan berat badannya juga berada di bawah rata-rata. Mencium sesuatu yang tak beres, kepolisian Douglas County, Oregon akhirnya turun tangan.
Tragisnya, belakangan ketahuan bila kedua orang tua si bayi; Amanda Hancock (22) dan Stephen Williams Jr. (27) ini juga terlibat dalam industri porno online, yaitu porno menyusui.
Dari situ penyidik mengaitkan penyebab si bayi yang mati kelaparan dengan fakta bahwa kedua orang tuanya pembuat film porno menyusui, dan sampai pada dugaan bahwa pasangan ini sibuk menggunakan payudara sang ibu untuk membuat film porno ketimbang menyusui anaknya sendiri.
Keduanya pun dituduh melakukan tindak pembunuhan kepada bayi laki-laki mereka yang baru berusia tujuh minggu itu. Penangkapan dilakukan di rumah mereka, satu bulan setelah investigasi membuktikan bahwa ada upaya pengabaian terhadap si anak.
Kendati demikian, pasangan ini sempat bersikeras memberi makan bayi mereka beberapa kali dalam sehari. Namun dari bukti-bukti yang ada seperti berat badan bayi yang rendah, polisi melihat bahwa keduanya tidak mengurus anak mereka dengan baik, bahkan Stephen mengatakan tanggung jawab untuk mengurus bayi mereka hanya ada pada istrinya.
"Stephen dan Amanda sudah mengakui bila mereka tidak melakukan upaya perawatan prenatal, dan tidak memeriksakan kandungannya secara rutin," ungkap polisi. Anak pertama pasangan ini yang berumur dua tahun juga kemudian diamankan pihak berwajib.
Porno menyusui dikenal luas di Asia. Di Jepang, ada bar khusus untuk pria-pria yang ingin merasakan ASI atau meminum ASI langsung dari sumbernya. Begitu juga di Tiongkok, bahkan pelaku prostitusi yang disebut 'wet nursing' ini didominasi oleh ibu-ibu miskin yang menawarkan payudaranya untuk aktivitas seksual, sehingga bayi-bayi mereka menjadi tidak terurus.


0 blogger-facebook:
Post a Comment